5 Ciri-ciri interaksi sosial • Jumlah pelaku dua orang atau lebih. • Adanya komunikasi antar pelaku dengan menggunakan symbol atau lambang. • Adanya dimensi waktu yang meliputi masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. • Adanya tujuan yang hendak dicapai sebagai hasil dari interaksi tersebut 6. PENYIMPANGANSOSIAL. 2. PENGERTIAN PENYIMPANGAN. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak. sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial. yang berlaku dalam masyarakat. Atau, penyimpangan (deviation) adalah segala. macam pola perilaku yang tidak berhasil. menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak. PerbedaanantaraPTA dengan PTV sesuaidengankarakteristik PT (Akademik/Vokasi). LKPT merupakan data agregatseluruh PT. IAPS 4.0. Diusulkanoleh unit pengelola program studi (UPPS): PT, Departemen, Fakultas, Sekolah, dll., sesuaidenganStatutadan SOTK/OTK PT. VMTS PerguruanTinggi – VMTS UPPS – Scientific Vision (VisiKeilmuan) Program Program. kepercayaantentang bagaimana sebenarnya laki-laki dan perempuan itu, dan pendapat tentang bagaimana seharusnya laki-laki dan perempuan itu (Deauk dan Kite, dalam Susilastuti, 1993: 30). Hal ini memberi gambaran dan pengertian yang jelas pada kita, tentang adanya beberapa stereotype gender dan kepercayaan tentang apa yang PengertianSederhana Gejala Sosial. Dec 29 2016 A. Ragam gejala sosial dalam masyarakat e book 1. Power point 1 2. Nilai dan norma sosial klik di sini media 1. Power point 3 4. Ppt kelas x sosiologi bab 3 ragam gejala sosial dalam masyarakat k 2013 5. Oct 23 2017 Demikian adalah rangkuman materi tentang Ragam Gejala Sosial dalam Masyarakat. PowerPoint 1 2. Power Point 2 3. Power Point 3 4. Video Penunjang e-Book 1. Peranan Sosial (Social Role) Pengetahuan tentang Multikultural 1. Materi Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial 4. Kamus Istilah Sosiologi. Materi Struktur Sosial 5. Pengertian, Ciri, dan Fungsi Struktur Sosial 6. MateriPresentasi PP Nomor 11 Tahun 2021 - Tentang BUM Desa. Selalu jaga jarak min 1 meter dengan orang lain saat di luar rumah. Kita tidak tahu, orang terlihat sehat bisa saja membawa dan menularkan corona. samping menyelamatkan keluarga dari wabah virus corona, TETAP DI RUMAH SAJA dapat dimanfaatkan untuk mempererat ProfilPendidikan disusun berdasarkan kerangka penilaian yang dikembangkan dari model input, proses, dan output tentang kinerja atau efektivitas sekolah. 8 Standar Nasional Pendidikan. Capaian hasil belajar. Pemerataan pendidikan yang bermutu. Output. Mutu dan relevansi pembelajaran. Proses. Kompetensi dan kinerja PTK ModulUnit 11. Kelompoksasaran. Advancing social justice, promoting decent work. Ketika kita berbicara tentang kelompok sasaran dalam layanan ketenagakerjaan, kita mengacu pada sekelompok orang yang mungkin mengalami kesulitan tingkat tinggi di pasar tenaga kerja daripada rata-rata pencari kerja. Kelompok ini dapat dikelompokkan tetapi tidak terbatas pada: Fungsisosial. Fungsi sosial dari Powered by . Jixie mencari berita yang dekat dengan preferensi dan pilihan Anda. Kumpulan berita tersebut disajikan sebagai berita pilihan yang lebih sesuai dengan minat Anda. Memo: Pengertian, Jenis, Struktur, dan Ciri-cirinya. Skola. 04/08/2022, 14:00 WIB. Sistem Pencernaan Ikan: Organ Penyusun dan ByROU. Struktur sosial masyarakat - PowerPoint PPT Presentation Description Title Struktur sosial masyarakat Author Syaiful Bakhri Last modified by Syaiful Bakhri Created Date 9/22/2012 31258 PM Document presentation format – PowerPoint PPT presentation Number of Views770 Avg rating less Transcript and Presenter's Notes Title Struktur sosial masyarakat 1Struktur sosial masyarakatHand out 2Presented by Syaiful Bakhri, MM Untuk perkuliahan Sosiologi Politik di STIE Lampung Timut 2PrologPada dasarnya masyarakat tidak bersifat homogen. Akibatnya, muncul pola perilaku berulang yang menciptakan hubungan antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat. Pola hubungan inilah yang nantinya akan memunculkan struktur sosial masyarakat. Struktur sosial masyarakat yang terdapat pada suatu wilayah tidak akan sama dengan struktur sosial masyarakat pada wilayah yang lain. 3Pengertian struktur sosial masyarakatSecara harfiah, struktur bisa diartikan sebagai susunan atau bentuk. Struktur tidak harus dalam bentuk fisik, ada pula struktur yang berkaitan dengan sosial. Menurut ilmu sosiologi, struktur sosial masyarakat adalah tatanan atau susunan sosial yang membentuk kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Susunannya bisa vertikal atau horizontal. 4CIRI-CIRI STRUKTUR SOSIALMuncul pada kelompok masyarakat Struktur sosial hanya bisa muncul pada individu-individu yang memiliki status dan peran. Status dan peranan masing-masing individu hanya bisa terbaca ketika mereka berada dalam suatu sebuah kelompok atau masyarakat Berkaitan erat dengan kebudayaan Kelompok masyarakat lama kelamaan akan membentuk suatu kebudayaan. Setiap kebudayaan memiliki struktur sosialnya sendiri. Dapat berubah dan berkembang Masyarakat tidak statis karena terdiri dari kumpulan individu. Mereka bisa berubah dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman 5FUNGSI STRUKTUR SOSIALFungsi Identitas Struktur sosial berfungsi sebagai penegas identitas yang dimiliki oleh sebuah kelompok. Kelompok yang anggotanya memiliki kesamaan dalam latar belakang ras, sosial, dan budaya akan mengembangkan struktur sosialnya sendiri sebagai pembeda dari kelompok lainnya. 6FUNGSI STRUKTUR SOSIALFungsi Kontrol Dalam kehidupan bermasyarakat, selalu muncul kecenderungan dalam diri individu untuk melanggar norma, nilai, atau peraturan lain yang berlaku dalam masyarakat. Bila individu tadi mengingat peranan dan status yang dimilikinya dalam struktur sosial, kemungkinan individu tersebut akan mengurungkan niatnya melanggar aturan. 7FUNGSI STRUKTUR SOSIALFungsi Pembelajaran Individu belajar dari struktur sosial yang ada dalam masyarakatnya. Hal ini dimungkinkan mengingat masyarakat merupakan salah satu tempat berinteraksi. Banyak hal yang bisa dipelajari dari sebuah struktur sosial masyarakat, mulai dari sikap, kebiasaan, kepercayaan dan kedisplinan. 8BENTUK STRUKTUR SOSIALStratifikasi Sosial Stratifikasi sosial adalah struktur dalam masyarakat yang membagi masyarakat ke dalam tingkatan-tingkatan. Ukuran yang dipakai bisa kekayaan, pendidikan, keturunan, atau kekuasaan. Diferensiasi Sosial Menurut Soerjono Soekanto, diferensiasi sosial adalah penggolongan masyarakat atas perbedaan-perbedaan tertentu yang biasanya sama atau sejajar 9Bentuk-bentuk stratifikasi sosialStratifikasi Sosial Tertutup, adalah stratifikasi sosial yang tidak memungkinkan terjadinya perpindahan posisi mobilitas sosial Stratifikasi Sosial terbuka, adalah stratifikasi yang mengizinkan adanya mobilitas, baik naik ataupun turun. Biasanya stratifikasi ini tumbuh pada masyarakat modern. Stratifikasi Sosial Campuran, Hal ini bisa terjadi bila stratifikasi sosial terbuka bertemu dengan stratifikasi sosial tertutup. Anggotanya kemudian menjadi anggota dua stratifikasi sekaligus. Ia harus menyesuaikan diri terhadap dua stratifikasi yang ia anut. 10stratifikasi sosial berdasarkan ukurannya Dasar ekonomi Berdasarkan status ekonomi yang dimilikinya, masyarakat dibagi menjadi1 Golongan Atas Termasuk golongan ini adalah orang-orang kaya, pengusaha, penguasan atau orang yang memiliki penghasilan besar. 2 Golongan Menengah Terdiri dari pegawai kantor, petani pemilik lahan dan pedagang. 3 Golongan Bawah Terdiri dari buruh tani dan budak. Dasar pendidikan. Orang yang berpendidikan rendah menempati posisi terendah, berturut-turut hingga orang yang memiliki pendidikan tinggi. Dasar kekuasaan. Stratifikasi jenis ini berhubungan erat dengan wewenang atau kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang. Semakin besar wewenang atau kekuasaan seseorang, semakin tinggi strata sosialnya. Penggolongan yang paling jelas tentang stratifikasi sosial berdasarkan kekuasaan terlihat dalam dunia politik. 11Dampak adanya stratifikasi sosialDampak Positif Orang yang berada pada lapisan terbawah akan termotivasi dan terpacu semangatnya untuk bisa meningkatkan kualitas dirinya, kemudian mengadakan mobilitas sosial ke tingkatan yang lebih tinggi. Dampak Negatif Dapat menimbulkan kesenjangan sosial 12Jenis diferensiasi sosialDiferensiasi ras. Ras adalah suatu kelompok manusia dengan ciri-ciri fisik bawaan yang sama. Secara umum, manusia dapat dibagi menjadi 3 kelompok ras, yaitu Ras Mongoloid, Negroid, dan Kaukasoid. Orang Indonesia termasuk dalam ras Mongoloid. Diferensiasi suku bangsa Suku bangsa adalah kategori yang lebih kecil dari ras. Indonesia termasuk negara dengan aneka ragam suku bangsa yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga papua. Diferensiasi klan. Klan merupakan kesatuan keturunan, kepercayaan, dan tradisi. 13Jenis diferensiasi sosialDiferensiasi agama Di Indonesia kita mengenal agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghuchu, dan kepercayaan lainnya. Diferensiasi profesi Masyarakat biasanya dikelompokkan atas dasar jenis pekerjaannya. Diferensiasi jenis kelamin Berdasarkan jenis kelamin, masyarakat dibagi atas laki-laki dan perempuan yang memiliki derajat yang sama. 14EpilogMemahami sistem sosial ialah proses belajar mengenali, menganalisis dan mempertimbangkan eksistensi dan perilaku organisasi dan institusi sosial kemasyarakatan dalam berbagai ranah kehidupan manusia. Peran manusia di sini lebih dilihat sebagai makhluk sosial dan bagian dari kelompok kepentingan, bukan sebagai individu. Sistem ini mencirikan karakteristik sifat, tata nilai, ukuran, kualitas dan kedudukan relasional di dalam dan antarsistem. Oleh karenanya, fenomena sosial pada hakikatnya adalah proses dialog, transaksi dan negosiasi sejumlah sistem sosial pada konteks waktu dan tempat tertentu Pengertian Struktur Sosial Secara konseptual, struktur sosial didefinisikan sebagai keseluruhan jalinan antara unsur-unsur pokok dalam masyarakat. Unsur-unsur dimaksud diantaranya meliputi norma aturan, lembaga, kelompok serta lapisan-lapisan dalam masyarakat. Setiap masyarakat pasti memilki struktur sosial karena struktur sosial mampu berperan sebagai jaringan yang menghubungkan individu dengan kelompok-kelompok lainnya. Lalu, seberapa pentingkah struktur sosial? Sangat penting. Struktur sosial berfungsi dalam mengelompokkan individu dalam masyarakat berdasarkan kesamaan ciri dan karakteristik tertentu. Semakin beragam kelompok sosial yang ada pada masyarakat, maka hal tersebut menunjukkan kompleksitas masyarakat tersebut. Adapun ketika semakin banyak kelompok sosial terbentuk, maka pembagian kerja dalam masyarakat tersebut akan semakin rinci. Pembagian kerja dalam masyarakat yang sudah semakin rinci menandakan masyarakat tersebut berfungsi dengan baik fungsional dalam menjalankan fungsi-fungsi sosialnya sebagimana norma peraturan yang berlaku. Sumber gambar Ciri-ciri Struktur Sosial Berikut ini merupakan beberapa ciri dari struktur sosial, yaitu 1. Memiliki sifat yang selalu berkembang dan dapat berubah dinamis; Maksud dari hal ini yaitu, struktur sosial yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial berupa kelas sosial tidak pernah stagnan ataupun ajeg. Akan selalu terjadi perpindahan individu dari kelas sosial satu ke kelas sosial lainnya yang dilatarbelakangi oleh faktor-faktor tertentu. 2. Cakupan luas, meliputi kebudayaan masyarakat; Struktur sosial sebagai unsur dalam masyarakat yang memuat relasi juga mencakup norma peraturan. Dalam norma juga diatur bagaimana individu bertindak dan bertingkah laku yang kemudian menjadi unsur pembentukan kebudayaan pada suatu masyarakat. 3. Membentuk kesatuan kelompok; Dalam struktur sosial masyarakat, individu-individu merupakan unit terkecil. Ketika individu-individu tersebut membentuk kelompok-kelompok sosial berdasarkan kesamaan ciri dan karakteristiknya maka tiap-tiap kelompok berkontribusi dalam sistem sosial masyarakat yang lebih luas. Hal tersebutlah yang kemudian mendorong terjadinya kesatuan kelompok dan integrasi sosial secara luas. 4. Memiliki dimensi vertikal dan horizontal. Kelompok sosial berada pada posisi vertikal, dalam artian posisinya tidak pernah setara dalam masyarakat dengan dilatarbelakangi oleh beberapa faktor. Selain itu, kelompok sosial juga ada yang berada pada posisi horizontal, dalam artian dianggap setara dalam suatu struktur masyarakat. Tidak ada kelompok yang dianggap lebih unggul dari kelompok lainnya melainkan hanya sebagai pembeda. Fungsi Struktur Sosial Perlu diketahui bahwa masyarakat modern hanya dapat berfungsi dengan baik jika terdapat pembagian tugas yang jelas. Secara spesifik, terdapat dua fungsi struktur sosial, yaitu Struktur sosial sebagai kontrol sosial; Dalam hal ini, karena tiap-tiap struktur sosial berisikan seperangkat aturan / norma yang berlaku maka struktur sosial sangat berjasa besar dalam menciptakan keteraturan sosial pada masyarakat serta meminimalisir terjadinya konflik sosial. Struktur sosial menunjukkan bahwa setiap anggota masyarakat memiliki fungsi dan kelas yang berbeda; Setiap anggota masyarakat memiliki fungsi dan peran yang berbeda-beda. Perbedaan fungsi dan peran tersebut tidak semerta-merta bahwa kelompok yang satu lebih tinggi atau lebih rendah dengan kelompok yang lain. Sebaliknya, pengelompokan tersebut menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan sekaligus kekurangannya masing-masing, dan antara sesama manusia harus saling melengkapi dan bahu membahu satu sama lain agar segala kebutuhan hidup dapat terpenuhi dengan baik. Bentuk dan Contoh Struktur Sosial Masing-masing individu dalam merupakan bagian dari struktur masyarakat. Adapun berbicara mengenai struktur sosial, maka kita akan berbicara juga mengenai posisi atau kedudukan individu dalam masyarakat. Posisi atau kedudukan dimaksud ada yang vertikal dan ada yang horizontal. Berikut ini merupakan dua bentuk struktur sosial dalam masyarakat kita 1. Stratifikasi Sosial Stratifikasi sosial juga dikenal dengan istilah pelapisan sosial. Secara konsep, stratifikasi sosial merupakan pembedaan anggota masyarakat secara vertikal atau hirarkis. Sistem sosial masyarakat kita diibaratkan sebagai kue lapis, artinya bahwa masyarakat kita tidak setara melainkan berlapis-lapis. Berbagai kelompok sosial dengan ciri karakteristik tertentu memiliki kedudukannya masing-masing, ada yang berada pada lapisan atas, tengah maupun bawah. Kedudukan masing-masing kelompok dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu ekonomi, status sosial dan kekuasaan politik. Dalam Sosiologi, pelapisan sosial terjadi utamanya karena ketimpangan dan akses terhadap sumber daya yang terbatas, misal pendidikan. Dalam hal ini, konsep stratifikasi juga erat kaitannya dengan konsep kelas sosial. Golongan yang mendapatkan penghargaan yang tinggi dimata masyarakat merupakan bagian dari kelompok masyarakat kelas atas. Golongan yang mendapatkan penghargaan yang sedang-sedang saja merupakan bagian dari kelompok masyarakat kelas menengah. Terakhir, golongan yang mendapatkan penghargaan yang rendah merupakan bagian dari kelompok masyarakat kelas bawah. Sebagai contoh, dalam konteks masyarakat modern perkotaan saat ini, pekerja kantoran dengan jabatan tinggi pada suatu perusahaan mendapat anggapan sukses dan terpandang, maka dari itu ia menduduki kelas sosial atas. Sedangkan individu dengan status pengangguran dan tidak berpenghasilan cenderung dipandang lebih rendah dan menduduki kelas sosial bawah. 2. Diferensiasi Sosial Diferensiasi sosial juga dikenal dengan istilah pembedaan sosial. Berbeda dengan stratifikasi sosial yang mengelompokkan masyarakat dalam struktur kelasa atau vertikal, diferensiasi sosial merupakan pengelompokkan masyarakat secara horizontal. Dalam konsep diferensiasi sosial, masyarakat yang terdiri dari beragam kelompok sosial dianggap setara, artinya tidak ada kelompok yang berada di tingkatan atas ataupun bawah dan tidak ada kelompok yang mendapatkan penghargaan lebih dimata masyarakat dan dianggap lebih unggul dibandingkan kelompok yang lainnya. Diferensiasi sosial menunjukkan adanya keanekaragaman dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Keanekaragaman sendiri merupakan unsur penting dalam masyarakat karena terkait dengan dinamika dan proses integrasi dalam masyarakat. Diferensiasi sosial perbedaan sosial terbagi kedalam dua ciri,yaitu Ciri-ciri Sosial Ciri sosial yang dimaksudkan berkaitan dengan fungsi individu dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini, masing-masing individu memiliki fungsi dan tugas yang berbeda-beda, khususnya yang berkaitan dengan profesi dan mata pencaharian sehari-hari. Masing-masing pekerjaan memiliki kedudukan yang setara, tidak ada pekerjaan yang dianggap lebih unggul dari yang lainnya. Sebagai contoh, kita bandingkan profesi presiden dan tukang pel. Manakah pekerjaan yang lebih penting diantara kedua pekerjaan tersebut? Tentu dua-duanya penting karena masing-masing memiliki fungsi dan tugasnya yang berguna bagi masyarakat luas. Dalam stratifikasi sosial, masing-masing pekerjaan berkontribusi menciptakan keseimbangan equilibrium dalam sistem sosial sosial masyarakat kita. Masing-masing pekerjaan memilki tugas dan fungsinya yang tidak dapat dibandingkan secara vertikal. Ciri-ciri Fisik Ciri fisik yang dimaksud berhubungan dengan kondisi fisik individu yang terlhat, contohnya ras yang menunjukkan warna kulit, warna mata, postur tubuh dan lain sebagainya. Dalam hal ini, keberagaman ciri fisik individu sifatnya adalah setara. Sebagi contoh, orang yang terlahir dengan kulit putih tidak bisa kita anggap lebih unggul dibandingkan dengan orang yang terlahir dengan kulit hitam. Masing-masing warna kulit memiliki hak dan kedudukannya dalam masyarakat dan memiliki nilai value yang sejajar dimata masyarakat. Artikel Struktur Sosial Kontributor Sabrina Burhanudin, Alumni Sosiologi FISIP UI Struktur sosial di suatu anggota masyarakat sumber gambar Artikel ini akan membahas tentang struktur sosial, mulai dari pengertiannya, ciri-ciri, fungsi, hingga bentuk-bentuknya.. Hi, guys! Masih semangat kan menjalani sekolah meskipun daring? Harus donk. Apapun rintangannya, belajar harus menjadi nomor satu. Nah, kali ini aku akan mengajak kamu untuk belajar tentang materi sosiologi kelas 11, yaitu struktur sosial. Kamu udah tau belum apa yang dimaksud dengan struktur sosial? Buat kamu yang belum tau, tenang dan gak perlu risau, guys. Karena, aku akan membahasnya lengkap di sini. Yuk, langsung aja kita bahas satu persatu! Apa Itu Struktur Sosial?Fungsi Struktur SosialCiri-ciri Struktur SosialBentuk Struktur SosialBaca Juga Artikel Lainnya Apa Itu Struktur Sosial? Hal pertama yang perlu kita ketahui untuk memperdalam struktur sosial adalah tau pengertiannya. Jadi, struktur sosial itu apa sih? Menurut Soerjono Soekanto, penulis buku Sosiologi Suatu Pengantar, struktur sosial adalah hubungan timbal balik antar posisi sosial dan peranan yang dimiliki oleh masing-masing individu atau kelompok di dalam struktur tersebut. Simpelnya, struktur sosial adalah pengelompokkan masyarakat terkait dengan peran hak dan kewajiban. Struktur sosial di suatu anggota masyarakat sumber gambar Di dalam suatu kelompok sosial, tentu sudah kita ketahui bahwa ada peran, hak, dan kewajiban yang harus dilengkapi satu sama lain agar terjadi keteraturan dan tujuan dapat tercapai. Meskipun ada banyak perbedaan di dalam kelompok sosial tersebut, namun perbedaan tersebut harus diintegrasikan agar tidak terjadi konflik. Nah, struktur sosial memegang peranan penting untuk mempermudah proses integrasi tersebut. Fungsi Struktur Sosial Apa aja sih fungsi dari struktur sosial yang berhubungan dengan peran kelompok masyarakat? Ini dia fungsi-fungsinya Sebagai kontrol sosial. Dengan adanya struktur sosial, maka ada antisipasi adanya pelanggaran terhadap nilai/peraturan di dalam kelompok masyarakat, sehingga tercipta keteraturan di dalam identitas bagi kelompok masyarakat. Struktur sosial berfungsi sebagai penegas adanya identitas/karakteristik yang khas di suatu kelompok disiplin bagi kelompok masyarakat. Struktur sosial juga membantu masyarakat dalam penanaman disiplin, sehingga setiap masyarakatnya memiliki kesadaran dan perilaku yang mencerminkan kelompok pembeda fungsi dan kelas suatu kelompok masyarakat. Struktur sosial juga berperan dalam pengelompokkan fungsi dan peran suatu anggota masyarakat. Ciri-ciri Struktur Sosial Nah, tadi kamu udah tau pengertian dan fungi dari struktur sosial. Sekarang, untuk mengetahui struktur sosial di dalam masyarakat, perlu diketahui dulu ciri-cirinya. Berikut ini merupakan ciri-ciri dari struktur sosial. Bersifat dinamis Maksudnya adalah struktur sosial ini kan terdiri dari kelompok-kelompok masyarakat. Ketika kita berhubungan dengan masyarakat atau sosial, tentu tidak ada yang stagnan, pasti ada perubahan dan perkembangan. Bisa dikarenakan berbagai faktor. Itulah mengapa ciri-ciri pertama struktur sosial adalah bersifat dinamis. Memiliki dimensi vertikal dan horizontal Ini akan kita bahas lengkap di poin berikutnya tentang bentuk struktur sosial. Jadi, di dalam struktur sosial itu ada dimensi vertikal dan horizontal. Untuk yang vertikal, posisi anggota masyarakat di tiap lapisannya tidak setara, terdapat tingkatan-tingkatan di dalamnya. Sedangkan, untuk dimensi horizontal meskipun ada perbedaan, tetap dianggap setara atau sejajar. Jadi, gak ada kelompok yang lebih unggul dan lebih rendah. Memiliki cakupan yang luas Yap, struktur sosial memiliki cakupan yang luas, guys. Sebelumnya kita udah bahas tentang fungsi struktur sosial, salah satunya adalah sebagai kontrol sosial. Nah, cakupan ini tentu saja luas. Karena, memuat hubungan antar kelompok masyarakat yang mencakup norma dan nilai sosial di masyarakat. Membentuk kesatuan kelompok masyarakat Dalam struktur sosial masyarakat, ketika setiap individu masyarakat membentuk suatu sosial berdasarkan kesamaan ciri dan karakteristiknya. Kemudian, dari situ juga akan terbentuk banyak kelompok-kelompok sosial lainnya. Sehingga, terbentuklah kesatuan kelompok sosial/masyarakat. Meliputi kebudayaan di dalam masyarakat Adanya kelompok sosial, maka ada interaksi yang dilakukan secara terus menerus antar anggota masyarakat. Sehingga, tercipta kebiasaan, perilaku, rasa, dan kepercayaan dalam kebudayaan mereka. Bentuk Struktur Sosial Berbicara mengenai struktur sosial, berarti berbicara juga mengenai kedudukan masyarakat. Nah, kedudukan itu ada yang sifatnya vertikal, ada juga yang horizontal. Berikut ini adalah bentuk dari struktur sosial yang ada di dalam masyarakat kita. Diferensiasi Sosial Dilihat dari namanya, berarti bentuk ini menjelaskan tentang perbedaan different. Sehingga, diferensiasi sosial adalah bentuk struktur sosial yang bersifat horizontal atau sejajar dengan perbedaan-perbedaan tertentu. Jadi, gak ada tuh yang namanya tingkatan atau kasta antara kelompok masyarakat yang satu dengan lainnya. Contohnya apa? Suku, agama, ras, profesi, dan jenis kelamin. Stratifikasi Sosial Agar lebih mudah, kita ambil kata pertamanya, yaitu strata. Strata itu berarti ada tingkatan-tingkatan kekayaan, kekuasaan, atau pendidikan. Nah, stratifikasi sosial ini merupakan bentuk struktur sosial yang sifatnya vertikal. Jadi, ada tingkatan atau kasta di dalamnya. Misalnya, presiden lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya. Stratifikasi sosial sifatnya ada yang tertutup dan terbuka, guys. Maksudnya apa? Untuk stratifikasi tertutup berarti tidak adanya perpindahan posisi antar anggota masyarakat. Sedangkan, stratifikasi terbuka berarti memungkinkan adanya perpindahan posisi ke tingkatan lainnya naik atau turun. Nah, itu dia pembahasan mengenai struktur sosial. Gimana, guys, udah paham belum sama materi yang barusan disampaikan? Kalau kamu masih bingung, kamu bisa tonton video materi pembelajaran dari Zenius di sini. Semoga artikel ini bermanfaat ya buat kamu. Have a nice day, guys! Anyway, nggak cuma Sosiologi, kalau kamu juga pengen belajar mata pelajaran lainnya dengan paket komplet ditemani tutor asik, sobat Zenius bisa berlangganan paket belajar yang udah kita sesuaikan sama kebutuhan kamu. Klik gambar di bawah ini ya biar kamu bisa coba langsung! Baca Juga Artikel Lainnya Materi Nilai dan Norma Sosial Sosialisasi Apa sih Perbedaan Sistem Ekonomi Sosialis, Kapitalis, dan Campuran? Lihat Juga Proses Belajar Ala Zenius di Video Ini